Peristiwa Gembira

Oleh Paus Yohanes Paulus II 

Lima puluhan pertama, peristiwa-peristiwa gembira, ditandai dengan sukacita yang memancar dari peristiwa inkarnasi. Ini jelas dari peristiwa pertama, Maria menerima kabar malaikat; di sini salam Gabriel kepada gadis Nazaret dikaitkan dengan undangan mesianis, "Bersukacitalah Maria!" Seluruh sejarah keselamatan, dalam arti tertentu seluruh sejarah dunia, telah dituntun kepada salam ini. Adalah rencana Bapa untuk menyatukan segala sesuatu dalam Kristus (bdk. Ef 1:6). Maka, seluruh alam dengan cara tertentu disentuh dengan penuh kasih oleh perkenan ilahi; dengan perkenan ini Bapa menaruh kasih pada Maria dan mengangkatnya sebagai Bunda Putra-Nya. Karena hal ini, seluruh umat manusia dirangkul oleh fiat yang menyatakan bahwa Maria dengan tulus ikhlas menyetujui kehendak Allah. 

 Sukacita merupakan kata kunci perjumpaan dengan Elisabet, di mana suara Maria dan kehadiran Yesus dalam rahimnya membuat Yohanes "melonjak kegirangan" (Luk 1:44). Sukacita juga memenuhi kawasan betlehem ketika kelahiran Bayi ilahi, Juruselamat dunia, diberitakan oleh nyanyian para malaikat dan dimaklumkan kepada para gembala sebagai "kesukaan besar" (Luk 2:10). 

 Dua peristiwa terakhir, sementara masih mempertahankan suasana gembira, sudah menunjukkan drama yang akan terjadi. Penyerahan di Bait Allah tidak hanya mengungkapkan kegembiraan atas konsekrasi Sang Bayi dan sukacita Simeon yang sudah lanjut usia; peristiwa ini juga mengingatkan kita akan nubuat bahwa Si Bayi akan menjadi "tanda perbantahan" bagi Israel, dan sebuah pedang akan menembus jantung ibu-Nya (Luk 2:34-35). Sukacita bercampur kekecewaan menandai peristiwa kelima: Yesus yang berusia 12 tahun diketemukan di Bait Allah. Di sini Yesus tampil dalam kebijaksanaan ilahi ketika Ia mendengarkan dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan; dan di sini mulai tampak sosok-Nya sebagai seorang "guru". (Surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae, No. 20)

0 komentar:

Posting Komentar


Mari budayakan berkomentar positif, setiap komentar yang bermuatan negatif, menyinggung SARA, spam, menggunakan bahasa kurang sopan, memicu pertikaian, atau tidak berhubungan dengan topik terkait tidak akan ditayangkan/dihapus
.
RENUNGANPAGI tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

The views expressed in the contents above are those of our users and do not necessarily reflect the views of RENUNGANPAGI